Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan anggaran pembangunan infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 mencapai
Presiden Joko Widodo (tengah) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (ketiga kanan) berfoto bersama pimpinan MPR, DPR RI, dan DPD saat menghadiri Sidang Tahunan MPR 2021 Sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021). (Antara)


Jakarta (POKROL) - Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan anggaran pembangunan infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 mencapai Rp384,8 triliun.

"Anggaran pembangunan infrastruktur Rp384,8 triliun," kata Presiden Jokowi saat memberikan pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI. Republik Indonesia (DPR RI) Tahun Sidang 2021-2022 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Presiden mencatat, pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar dan peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas serta penyediaan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan ramah lingkungan di samping mendukung pemerataan infrastruktur dan akses teknologi informasi dan komunikasi. TIK)

“Untuk mendukung target pembangunan infrastruktur, strategi penggabungan anggaran dengan blended finance akan terus dilakukan,” ujarnya.

Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPS) merupakan model pembiayaan yang akan terus ditawarkan. Presiden menegaskan, blended finance antara kementerian atau lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sektor swasta akan terus diperkuat.

Presiden Widodo tiba di kompleks parlemen di Jakarta, Senin sekitar pukul 08.05 waktu setempat.

Presiden mengenakan pakaian adat Baduy berwarna hitam dan ikat kepala Baduy berwarna biru. Ia juga membawa tas tradisional Baduy berwarna coklat muda. (Ant)

Pokrol

Pokrol

Pokrol Indonesia

Post A Comment:

0 comments:

Thank you for your kind comment, we really appreciate it.