TRENDING NOW

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
Tersangka IS saat diamankan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Selasa (8/6). ©2021 Dok Humas Polda Aceh.

POKROL, Banda Aceh - Dua petugas kepolisian Polda Aceh menangkap seorang kurir narkoba berinisial IS, yang berusaha selundupkan satu kilogram sabu di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa 8 Juni 2021.

Petugas bandara mendeteksi paket yang meragukan di dalam ransel selama pemeriksaan x-ray, tetapi setelah menyadari bahwa tersangka telah dicurigai petugas bandara, pria itu berusaha meninggalkan bandara.

Tersangka bergegas keluar dari bandara, tetapi dua polisi berhasil menghentikannya sebelum dia akan meninggalkan area parkir bandara, ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

"Pada saat tersangka check in, dia memasukkan satu tas ransel ke dalam bagasi. Setelah dilakukan pemeriksaan X-ray sekuriti, terdeteksi itu adalah narkotika jenis sabu-sabu," kata Winardi.

Dia tidak membeberkan identitas tersangka dan tujuan paket sabu tersebut.

Winardy menyatakan, tersangka dan barang bukti tindak pidana narkoba telah dikirim ke Polres Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Indonesia tetap berada di bawah ancaman serius dari pengedar narkoba, karena beberapa individu dari populasi usia kerja telah terperangkap dalam lingkaran setan.

Laporan Badan Narkotika Nasional (BNN) tentang sekitar 50 orang Indonesia yang meninggal setiap hari karena penggunaan narkoba telah gagal untuk menghalangi pengguna narkoba di negara ini untuk mengkonsumsi zat-zat terlarang ini.

Para pengguna kristal sabu, narkotika, ganja, dan jenis obat adiktif lainnya berasal dari berbagai komunitas dan latar belakang sosial ekonomi dan budaya.

Pada Februari 2021, Propam Polda Jabar menahan 12 polisi, termasuk Kapolda Astanaanyar, dengan tuduhan mengonsumsi narkoba.

Oleh karena itu, Indonesia dipandang oleh pengedar narkoba domestik dan transnasional sebagai pasar potensial karena populasinya yang besar dan jutaan pengguna narkoba. Nilai perdagangan narkoba di dalam negeri diperkirakan mencapai hampir sedikitnya Rp66 triliun.

Menanggapi penyelundupan obat-obatan terlarang oleh gembong narkoba dan diperdagangkan di dalam negeri selama beberapa dekade terakhir, pemerintah Indonesia terus menerapkan tindakan hukuman yang keras terhadap mereka.

Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah mengeluarkan perintah tembak-menembak terhadap gembong narkoba.

Namun, hal ini gagal menghalangi pengedar narkoba, yang terus memperlakukan Indonesia sebagai salah satu pasar utama mereka bahkan ketika penegak hukum Indonesia terus memerangi mereka. (Ant)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
Indonesia telah menyumbangkan 1.400 konsentrator oksigen ke India sebagai bentuk solidaritas dan dukungan untuk membantu negara menangani lonjakan kasus COVID-19.

POKROL, Jakarta - Pemerintah Indonesia sebagai wujud solidaritas dan dukungan telah mendonasikan 1.400 oksigen konsentrator ke India untuk membantu negara Asia Selatan itu mengatasi lonjakan masif kasus COVID-19.

Penyerahan oksigen konsentrator tersebut kepada pemerintah India melalui Palang Merah India di Pelabuhan Nhava Sheva pada Selasa (8 Juni 2021), demikian keterangan tertulis yang dikeluarkan KJRI Mumbai, Rabu.

Konjen Indonesia yang berbasis di Mumbai Agus P. Saptono menerima konsentrator oksigen di pelabuhan dan menyerahkannya kepada India Red Cross Society (IRCS) untuk didistribusikan lebih lanjut.

Dengan sumbangan terakhir konsentrator muatan lima kontainer, jumlah konsentrator oksigen yang diberikan Indonesia ke India sejak 12 Mei tahun ini mencapai tiga ribu.

Indonesia berencana mengirim dua ribu konsentrator oksigen lagi ke India, yang dijadwalkan mencapai pelabuhan pada akhir Juni tahun ini.

Bantuan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan kedua negara dalam menghadapi pandemi dan bertujuan untuk membantu India melewati masa sulit yang disebabkan oleh lonjakan kasus COVID-19, kata Saptono.

Pandemi merupakan masalah bersama yang dihadapi semua negara, sehingga perlu membangun kolaborasi yang kuat untuk menyelesaikannya, tambahnya.

Sementara itu, Petugas Paspor Daerah (Maharashtra) IRCS yang mewakili Kementerian Luar Negeri India menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan yang menurutnya sangat berguna untuk menangani pandemi COVID-19 di India.

Indonesia dan India memiliki kerjasama yang baik dan saling mendukung, kata Saptono seraya menambahkan, kerjasama tersebut telah berlangsung lebih dari 70 tahun, dan India merupakan salah satu mitra strategis Indonesia.

“Dengan bantuan dari Indonesia, kami berharap kerja sama kedua negara semakin kuat di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19,” ujarnya.(Ant)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
Anjungan (Offshore)GGA di Lapangan GG di perairan lepas pantai Indramayu miliki PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

POKROL, Jakarta - Pemerintah Indonesia menyiapkan paket stimulus untuk mempercepat penyelesaian proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) agar dapat diprioritaskan untuk menjaga ketahan produksi migas nasional.

"Pemerintah mendukung pengembangan lapangan baru untuk memanfaatkan sumber minyak dan gas yang ada," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9 Juni 2021).

Menurut laporan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), proyeksi kebutuhan bahan bakar minyak dalam negeri saat ini mencapai 1,4 juta barel per hari, dengan kapasitas produksi kilang sekitar 800 ribu barel, sehingga kekurangan pasokan harus segera diatasi. Dengan kebijakan menutup masuknya produk impor.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri, pemerintah akan memaksimalkan seluruh potensi hulu migas guna menghasilkan bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.

“Pemerintah terus mendorong upaya peningkatan cadangan dan produksi migas, serta optimalisasi penggunaan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri yang saat ini mencapai 63,9 persen,” kata Arifin.

Pemerintah telah memberikan sembilan paket stimulus untuk memperbaiki iklim investasi hulu migas yang dihantam pandemi COVID-19.

Stimulus tersebut antara lain penundaan penyediaan biaya pascaoperasi, tax holiday untuk pajak penghasilan, penghapusan biaya pemanfaatan kilang gas alam cair Badak, penundaan atau penghapusan pajak pertambahan nilai gas alam cair, dan penghapusan biaya sewa negara milik hulu migas. 

Selain itu, stimulus ditawarkan untuk menunda atau mengurangi hingga 100 persen pajak tidak langsung, gas yang diizinkan untuk dijual dengan harga diskon untuk semua skema take or pay dan Daily Contract Quantity, fleksibilitas kebijakan fiskal, dan diskusi pajak untuk bisnis. mendukung kegiatan hulu migas.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mencatat, dari sembilan stimulus tersebut, enam sudah mendapat persetujuan dari pemerintah.

Soetjipto menjelaskan, salah satu bentuk konsesi dalam investasi hulu migas adalah beberapa kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) dapat memonetisasi potensi migas yang dikelolanya.

“Saat ini sedang dikembangkan kebijakan pelayanan satu pintu. Jadi, saat ini banyak aspek yang dipertimbangkan untuk mempermudah investasi,” kata Soetjipto. (Ant)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

POKROL- Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan tiga aspek yang menjadi kunci untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional pada 2021.

“Pemerintah sudah menyiapkan beberapa strategi utama (menopang pemulihan ekonomi nasional),” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Pertama, melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi 2021, ujarnya.

Di bawah program PEN, hingga 30 April 2021, pemerintah telah mengucurkan Rp155,63 triliun atau 22,3 persen dari total dana, dengan sebagian besar Rp49,07 triliun mengalir ke program perlindungan sosial, ungkap menteri.

Aspek kedua adalah percepatan program vaksinasi COVID-19 gratis, yang berupaya menjangkau 181,5 juta penduduk untuk membangun kekebalan kawanan, katanya.

Program ini diluncurkan pada awal Januari 2021, dan mencakup petugas kesehatan pada fase pertamanya. Di bawah program fase kedua, yang sedang berlangsung, vaksinasi diberikan kepada warga lanjut usia dan petugas layanan publik.

“Pemerintah juga terus memastikan stok vaksin,” kata Hartarto.

Ketiga, pemerintah akan terus memberikan insentif kepada sektor-sektor strategis dan beberapa insentif lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2021, tambahnya.

Insentif tersebut antara lain pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM) untuk industri otomotif, dan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah untuk sektor properti, katanya. (Ant)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
Penyu sisik hasil tangkapan Kepolisian Papua Barat.

 

POKROL - Sorong Papua Barat, Satuan Marinir Polda Papua Barat menangkap seorang warga atas kepemilikan dua ekor penyu langka yang diduga ditangkap oleh tersangka di kawasan konservasi lindung Suprau Tanjung Kausari di Kota Sorong.

Satu dari dua penyu sisik (Eretmochelys imbricata) masih hidup, sedangkan satu lainnya sudah mati, kata Kepala Bidang Penegakan Hukum Polda Papua Barat Kompol Syarifur Rahman dalam keterangan yang dikutip ANTARA di Jakarta, Senin.

Tersangka yang ditangkap hanya diidentifikasi dengan inisial sebagai WNF, katanya, seraya menambahkan bahwa penyidik ​​polisi terus menyelidiki kasus tersebut.

Untuk penanganan penyu sisik yang disita dengan baik, penyidik ​​polisi berkoordinasi dengan rekan-rekannya dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Barat, Dinas Kelautan dan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Perikanan dan Kelautan Papua Barat, dan Yayasan Penyu Papua, ujarnya.

Kura-kura yang selamat menderita luka parah yang membutuhkan perawatan medis hewan, kata Rahman.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan ragam flora dan fauna yang beberapa di antaranya dikategorikan sebagai "spesies ikonik".

Menurut Indeks Kesehatan Laut, alat yang berharga untuk menilai kesehatan laut, spesies ikonik adalah "hewan atau tumbuhan yang penting bagi identitas budaya seperti yang ditunjukkan oleh keterlibatan mereka dalam kegiatan tradisional".

Indonesia adalah rumah bagi beberapa spesies ikonik, termasuk penyu. World Wildlife Fund (WWF) Indonesia juga melaporkan bahwa enam dari tujuh spesies penyu laut yang diakui para ilmuwan dapat ditemukan di negara tersebut.

Menurut situs resmi WWF Indonesia, empat dari enam spesies penyu - penyu hijau (Chelonia mydas), "belimbing" atau penyu belimbing (Dermochelys coriacea), "sisik" atau penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan "lekang "atau penyu ripley zaitun (Lepidochelys olivacea) - bertelur di beberapa wilayah pesisir negara itu.

Lebih lanjut WWF Indonesia mencatat bahwa perairan Indonesia juga merupakan jalur migrasi penyu yang paling krusial di persimpangan Samudera Pasifik dan Hindia.

Wilayah pesisir Kecamatan Abun di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, dikenal sebagai tempat bertelur penyu belimbing terbesar di kawasan Pasifik.

Kepulauan Derawan di Provinsi Kalimantan Timur tercatat oleh WWF Indonesia sebagai tempat bertelur penyu hijau terbesar di Asia Tenggara.

Di Pulau Jawa, Pantai Trisik di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta juga dikenal sebagai tempat bertelur penyu hijau. (Ant)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia

Personel Angkatan Laut Indonesia menunjukkan baju keselamatan yang diyakini berasal dari kapal selam Angkatan Laut Indonesia KRI Nanggala-402 yang tenggelam pada hari Minggu (25/04/2021). (Ant)

POKROL- Jakarta, Dalam konferensi pers Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam pada 838 meter di dasar perairan laut Bali itu terbelah menjadi tiga bagian, dan 53 awak tentara di dalamnya dinyatakan telah gugur (24/04/2021).

Gambar yang diambil dari drone bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh pada Minggu pagi menunjukkan kapal selam di kedalaman 838 meter, jauh lebih dalam dari 500 meter yang dirancang sebagai batasan manusia untuk bertahan hidup.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada semua keluarga tentara yang tewas,” kata Hadi Tjahjanto, Panglima TNI.

Kapal selam buatan Jerman, KRI Nanggala-402, kehilangan kontak dengan pihak berwenang Rabu pagi (21/04/2021) selama latihan perang laut, mendorong pencarian selama berhari-hari menggunakan helikopter, kapal dengan kemampuan sonar dan drone bawah air.

Laksamana Yudo Margono juga menunjukkan potongan-potongan puing yang ditemukan, termasuk pelumas periskop dan sajadah, yang mengindikasikan kapal selam itu tenggelam dan tidak mungkin ada yang selamat.

KRI Nanggala-402, yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Indonesia selama 40 tahun, dalam kondisi baik sebelum latihan, kata Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut. Setelah menyelam untuk menembakkan torpedo Rabu pagi, ia tidak kembali, dan gagal merespon. 

Tumpahan minyak yang terdeteksi beberapa jam kemudian menunjukkan tangki bahan bakar kapal selam mungkin telah rusak oleh tekanan air. Penyebab kecelakaan belum ditentukan. Angkatan Laut mengatakan akan menyelidiki lebih lanjut setelah kapal itu ditemukan.

Negara tetangga, termasuk Singapura dan Australia, mengirimkan kapal untuk membantu pencarian. Pada hari Jumat, Amerika Serikat juga mengirim pesawat udara deteksi, termasuk pesawat patroli maritim Angkatan Laut P-8 Poseidon. Kapal pendukung kapal selam Singapura, MV Swift Rescue, yang mengirimkan drone bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh yang mengambil gambar Nanggala di dasar laut pada Minggu pagi.


Panglima TNI Hadi Tjahjanto memastikan 53 awak KRI Nanggala telah gugur. (Ant)

Kronologi Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono juga menjelaskan detik-detik hilangnya KRI Nanggala-402. Kejanggalan mulai terlihat ketika kapal selam masuk ke dalam air.

Insiden ini diawali saat kapal selam buatan Jerman tersebut hendak melakukan latihan perang untuk tembak torpedo pada Rabu (22/4/2021). KSAL menjelaskan isyarat terbit atau dimulainya latihan sekitar pukul 02.30 Wita dini hari.

Periskop yang seharusnya tetap muncul, justru tidak terlihat di permukaan. "Harusnya saat tenggelam tadi, masih ada periskop pasti kelihatan. Ini tak ada periskop dan komunikasi saat itu tidak terjalin," kata Laksamana Yudo.

Pukul 03.00 Wita, kru kapal selam meminta izin menyelam pada kedalaman 13 meter untuk persiapan menembak torpedo. Sea rider penjejak beserta Kopaska juga telah siap untuk mendampingi kapal selam. Pukul 03.30 Wita, torpedo telah diperiksa dan siap meluncur.

Pukul 03.46 Wita, sea rider memonitor periskop dan lampu pengenal dari KRI Nanggala-402 yang perlahan mulai menyelam dan tak terlihat. Padahal seharusnya, periskop masih tetap muncul. Saat itu KRI Nanggala-402 semestinya meminta otorisasi penembakan, tetapi saat dipanggil, tidak ada jawaban. Sejak pukul 03.46 Wita itu lah, KRI Nanggala sama sekali tidak memberi respon.

Pukul 04.17 Wita mulai diterbangkan helikopter KRI I Gusti Ngurah Rai untuk mendeteksi visual namun tak ada hasil. Pukul 05.15 Wita seharusnya kapal selam dijadwalkan kembali ke permukaan namun tak juga muncul. Saat itulah ditetapkan statuSublooks sublook atau pencarian terhadap KRI Nanggala-402. "Jam 05.15 kita mengadakan prosedur  yakni aksi yang dilaksakan jika Kapal selam hilang kontak dan diduga mengalami permasalahan, ini sudah sesuai prosedur," kata KSAL.

Tiga jam pencarian tanpa hasil membuat status ditingkatkan menjadi submiss. Dengan status ini, KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang pada 06.46 Wita. "Sehingga seluruh unsur yang melaksanakan pengamanan di luar untuk melaksanakan pencarian dan latihan kita tunda," kata dia.


Koordinat tenggelamnya KRI Nanggala-402

Laksamana Yudo Margono mengatakan menyampaikan pencarian KRI Nanggala-402 dilakukan oleh KRI Rigel dengan menggunakan multibeam echosounder untuk mendeteksi citra bawah air.

Operasi Pendeteksian itu juga dibantu oleh Kapal MV Swift Rescue dari Singapura. MV Swift Rescue mengeluarkan ROV (remote operation vehicle) untuk menindaklanjuti kontak bawah air.

"Pada 09.04 WITA ROV Singapura mendapat kontak visual pada posisi 07 derajat-48 menit-56 detik selatan dan 114 derajat-51 menit-20 detik timur," kata Yudo dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Puspen TNI, Minggu (25/04/2021).

"Yaitu tepatnya dari datum 1 tadi tempat tenggelamnya KRI Nanggala yang berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan, pada kedalaman 838 meter," imbuhnya.

"ROV Singapura mendapatkan kontak visual pada posisi 07 derajat 48 menit 56 detik selatan dan 114 derajat 51 menit 20 detik timur yaitu yang tepatnya dari datum 1 tadi tempat tenggelamnya KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter," ujar Yudo dalam konferensi pers bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bali, yang disiarkan langsung di stasiun televisi nasional, Minggu (25/4/2021).

Dia mengatakan, ditemukan bagian-bagian dari KRI Nanggala-402. Yudo memastikan KRI Nanggala-402 terbelah.

"Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi 3 bagian," kata Yudo.

Selain itu, dalam pencarian itu, ditemukan puing-puing kapal mulai dari kemudi kapal, pakaian escape suit MK11, dan badan kapal.

"Ini bagian-bagian yang terbuka, ini berserakan, memang tidak terlalu jelas karena mungkin dalamnya laut masih pagi tadi mungkin belum terlalu terang, ya ini masih bagian-bagian dari dalamnya kapal."

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan seluruh awak prajurit yang on board atau yang bertugas dalam kapal selam buatan Jerman tersebut gugur.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik, dapat dinyatakan bahwa KRINanggala-402 telah tenggelam, dan seluruh awaknya telah gugur," kata Panglima TNI.

"Saya nyatakan bahwa 53 personil yang on board di KRINanggala 402, telah gugur," kata Panglima TNI yang sebelum menyebut kalimat "gugur" sempat terdiam dan berkaca-kaca.

"Prajurit prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali. Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI saya selaku Panglima TNI saya sampaikan saya rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran dan ketabahan."

"Rasa duka cita tersebut juga kami tujukan kepada seluruh keluarga besar Hiu Kencana pada khususnya serta seluruh keluarga besar TNI Angkatan Laut pada umumnya, dan semoga Tuhan menerima amal ibadah dan pengabdian mereka."

Harry Setiawan, komandan armada kapal selam Indonesia, berada di kapal Nanggala, menurut juru bicara militer Indonesia. “Dia baik untuk semua orang; Kalau kamu kenal dia kamu juga akan jadi sahabatnya, ”kata istrinya, Winny Widayanti.

Kapal selam itu dikomandoi oleh Letkol Heri Octavian, yang menghadiri Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura bersama perwira lainnya dan digambarkan oleh seorang profesor sebagai siswa yang menonjol. “Saya akan selalu menganggapnya sebagai orang yang, jika dia membuka mulut, dia akan selalu memilih kata-katanya dengan hati-hati,” kata profesor, Anit Mukherjee.

Bulan ini Indonesia mulai membangun stasiun kapal selam di Kepulauan Natuna, yang perairannya di ujung paling selatan Laut Cina Selatan telah menjadi tempat ketegangan antara kapal-kapal Indonesia dengan penjaga pantai dan kapal penangkap ikan Tiongkok. Sengketa perbatasan di daerah itu sedang tren, kata angkatan laut Indonesia ketika mengumumkan pembangunan pangkalan itu.

Pada bulan Maret, Indonesia menerima kapal selam baru, KRI Alugoro-405, yang diproduksi oleh Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co. Korea Selatan dalam kemitraan dengan produsen pertahanan milik negara Indonesia. Prabowo mengatakan saat itu banyak aset pertahanan Indonesia yang sudah tua dan membutuhkan peremajaan.

Indonesia memiliki armada 12 kapal selam buatan Soviet pada tahun 1960-an, yang oleh angkatan laut disebut sebagai era kejayaan kapal selam negara. Setelah membeli kapal selam buatan Jerman yang digunakan pada tahun 1981, termasuk Nanggala, militer berencana untuk membeli setidaknya satu lagi pada akhir 1990-an. (Wsj/Ant/Cnbc)

Berita informasi hukum politik pemerintahan ekonomi bisnis budaya pendidikan wisata olahraga teknologi viral terkini paling banyak dicari di Indonesia
KRI Nanggala (402) merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra.

POKROL - Jakarta, TNI telah mengerahkan 21 kapal perang, termasuk kapal selam KRI Alugoro, untuk mencari lokasi KRI Nanggala 402.

Kapal perang Indonesia KRI Rimau mendeteksi adanya benda bermagnet kuat di daerah pencarian di laut utara Bali, kata juru bicara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Mayor Jenderal Achmad Riad di sini, Jumat (23/4/2021).

"Ada benda dengan gaya magnet kuat. Mudah-mudahan posisinya tidak berubah, dan kita telusuri," kata Riad di Pangkalan Udara Ngurah Rai, Badung, saat jumpa pers tentang perkembangan operasi pencarian kapal selam KRI. Nanggala 402 yang hilang di laut, utara Bali.

Sebelumnya, Kamis (22/4), Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono mengungkapkan, KRI Rimau telah mendeteksi benda berkekuatan magnet tinggi, melayang di kedalaman 50-100 meter, di lokasi tempat kapal selam dengan 53 awak. anggota kapal, hilang.

Penemuan tersebut akan ditindaklanjuti oleh KRI Rigel yang rencananya akan tiba di lokasi pada Jumat malam, ungkap Riad.

Operasi SAR sejauh ini masih difokuskan di perairan utara Bali, tegasnya. “Masih di 65 mil, sebelah utara perairan Bali,” kata Riad.

Kapal selam TNI AL KRI Nanggala 402 dengan 53 awak di dalamnya hilang kontak pada Rabu (21/4).

Tim penyelamat menemukan beberapa petunjuk, termasuk tumpahan minyak, yang diduga dari kapal selam yang hilang.

Menurut Riad, TNI akan mengoptimalkan operasi pencarian pada hari Jumat dan mengerahkan seluruh kapalnya, dengan kemampuan pelacakan objek bawah air menggunakan sonar sebelum kapal selam kehabisan oksigen.

Menurut otoritas militer, kapal selam itu memiliki oksigen selama tiga hari dalam kondisi mati. Kapal selam kehilangan kontak pada jam 3 pagi waktu setempat pada hari Rabu, dan pasokan oksigennya hanya akan mencukupi hingga jam 3 pagi waktu setempat pada hari Sabtu.

Polisi Indonesia telah mengerahkan empat kapal untuk mendukung operasi tersebut. Kapal penyelamat dari negara lain, termasuk dari Malaysia, Singapura, India, dan Australia, akan bergabung dalam operasi tersebut.

"Segala bentuk bantuan akan diterima. Kita harus melawan waktu," kata Riad.

Kontak dengan KRI Nanggala-402 buatan Jerman yang membawa 53 pelaut terputus saat sedang mempersiapkan latihan torpedo di perairan Bali.

Kapal selam yang hilang secara resmi dilantik menjadi angkatan laut pada tahun 1981.

Kapal selam tipe 209/1300 dibangun di Howaldtswerke-Deutsche Werft Jerman. Sistem penggeraknya menggunakan motor listrik diesel kecepatan rendah dari Siemens, yang terhubung langsung ke poros baling-baling, yang menghasilkan sekitar lima ribu tenaga kuda poros.

Tenaga listrik disimpan dalam baterai, yang merupakan 25 persen dari berat kapal, menurut angkatan laut. Empat mesin diesel supercharged MTU menghasilkan listrik di kapal.

KRI Nanggala 402 berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur 


Daftar 53 Awak KRI Nanggala 402 yang Hilang

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono mengatakan ada lebih dari 50 orang yang ada di kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Utara Bali. Seperti diketahui KRI Nanggala dikabarkan hilang kontak sekitar pukul 03.00 WIB setelah mengajukan izin menyelam.

Berikut daftar nama-nama yang ada di KRI Nanggala-402 dari manifes yang beredar:

1. Letkol Laut (P) Heri Oktavian

2. Mayor Laut (P) Eko Firmanto

3. Mayor Laut (T) Wisnu Subiyantoro

4. Kapten Laut (E) Yohanes Heri

5. Kapten Laut (P) I Gede Kartika

6. Lettu Laut (P) Muhadi

7. Lettu Laut (P) Ady Sonata

8. Lettu Laut (P) Imam Adi

9. Lettu Laut (T) Anang Sutriatno

10. Letda Laut (E) Adhi Laksmono

11. Letda Laut (P) Munawir

12. Letda Laut (T) Rhesa Tri

13. Letda Laut (T) Rintoni

14. Letda Laut (P) M Susanto

15. Serka Bah Ruswanto

16. Sertu Bah Yoto Eki Setiawan

17. Sertu Ttu Ardi Ardiansyah

18. Sertu Kom Achmad Faisal

19. Sertu Kom Willy Ridwan Santoso

20. Sertu Eko M Rusdiyansyah

21. Sertu Eki Ryan Yogie Pratama

22. Sertu Mes Dedi Hari Susilo

23. Serda Bah Bambang Priyanto

24. Serda Kom Purwanto

25. Serda Kom Eko Prasetiyo

26. Serda Ttu Harmanto

27. Serda Ttu Lutfi Anang

28. Serda Atf Dwi Nugroho

29. Serda Ede Pandu Yudha Kusuma

30. Serda Eta Misnari

31. Serda Saa Setyo Wawan

32. Serda Lis Hendro Purwoto

33. Serda Mes Guntur Ari Prasetyo

34. Serda Lis Diyut Subandriyo

35. Serda Lis Wawan Hermanto

36. Serda Lis Syahwi Mapala

37. Serda Lis Wahyu Adiyas

38. Serda Lis Edi Wibowo

39. Kopda Eta Kharisma D.B

40. Kopda Tlg Nugroho Putranto

41. Kopda Mes Khoirul Faizin

42. Kopda Trb Maryono

43. Klk Eta Roni Effendi

44. KLK Eta Distriyan Andy P

45. KLS Isy Raditaka Margiansyah

46. KLS Isy Gunadi Fajar R

47. KLS Nav Denny Richi Sambudi

48. KLS Mes Muh Faqihudin Munir

49. KLS Nav Edy Siswanto

50. Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Non ABK)

51. Letkol Laut (E) Irfan Suri (Non ABK)

52. Mayor Laut (E) Whilly (Non ABK)

53. Suheri –PNS (Non ABK)


“Personel on board 53 orang. (Diantaranya) 49 ABK, 1 komandan satuan, 3 personel arsenal,” katanya Julius dalam keterangan persnya, Rabu (21/4/2021).

Dia mengatakan kapal selam tersebut dikomandoi oleh Letkol laut (P) Heri Octavian yang sudah menjabat 1 tahun. (Ant)