Pemerintah mengucurkan Rp155,63 triliun atau 22,3 persen dari total dana, dengan sebagian besar Rp49,07 triliun
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

POKROL- Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan tiga aspek yang menjadi kunci untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional pada 2021.

“Pemerintah sudah menyiapkan beberapa strategi utama (menopang pemulihan ekonomi nasional),” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Pertama, melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi 2021, ujarnya.

Di bawah program PEN, hingga 30 April 2021, pemerintah telah mengucurkan Rp155,63 triliun atau 22,3 persen dari total dana, dengan sebagian besar Rp49,07 triliun mengalir ke program perlindungan sosial, ungkap menteri.

Aspek kedua adalah percepatan program vaksinasi COVID-19 gratis, yang berupaya menjangkau 181,5 juta penduduk untuk membangun kekebalan kawanan, katanya.

Program ini diluncurkan pada awal Januari 2021, dan mencakup petugas kesehatan pada fase pertamanya. Di bawah program fase kedua, yang sedang berlangsung, vaksinasi diberikan kepada warga lanjut usia dan petugas layanan publik.

“Pemerintah juga terus memastikan stok vaksin,” kata Hartarto.

Ketiga, pemerintah akan terus memberikan insentif kepada sektor-sektor strategis dan beberapa insentif lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2021, tambahnya.

Insentif tersebut antara lain pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM) untuk industri otomotif, dan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah untuk sektor properti, katanya. (Ant)

Post A Comment:

0 comments:

Thank you for your kind comment, we really appreciate it.