ekosistisme budaya, wisata religi, dan lainnya bisa dinikmati secara komplit saat berwisata ke beberapa kota atau daerah


Judul : 101 Travel Tips & Stories Indonesia

Penulis : Claudia Kaunang, dkk.

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Cetakan : Pertama, 2017

Tebal : 280 Halaman

ISBN : 9786020331591

Peresensi : Untung Wahyudi (UIN Sunan Ampel, Surabaya) 


Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki pesona dan keindahan alam yang menyita masyarakat dunia. Dari Sabang hingga Merauke mempunyai keunikan-keunikan tersendiri sehingga banyak turis lokal maupun asing yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata.

Eksotisme alam Indonesia yang terbentang luas itu direkam oleh para traveler dalam bidikan kamera dan aneka jenis tulisan yang diunggah ke media sosial dan blog. Informasi yang mereka sebarkan itulah yang membuat dunia tahu keindahan sekaligus keunikan berbagai kota atau tempat wisata di Indonesia.

Inilah yang dilakukan sejumlah traveler dalam "101 Travel Tips & Stories Indonesia". Buku yang memuat panduan wisata sekaligus cerita unik ini ditulis seorang traveler kawakan Claudia Kaunang bersama kawan-kawan lainnya. Setiap penulis menyajikan kisah dan sudut pandang yang berbeda karena destinasi wisata mereka juga tidak sama.

Donna Widjajanto mengisahkan perjalanannya saat mengunjungi Belitung. Menurutnya, aktivitas wajib para traveler di sana adalah eksplorasi pantai dan pulau. Namun, Belitung juga menyimpan wisata sejarah dan budaya yang menarik.

Pantai di Belitung berbatu-batu besar, sangat menakjubkan, dan membuat pengunjung kagum pada Yang Mahakuasa. Bentuk-bentuk itu tumpang-tindih membentuk labirin-labirin yang sangat menggoda untuk dijelajahi. Jika kita pernah menonton film Laskar Pelangi yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata, lokasi ini juga sempat muncul dalam beberapa bagian (hlm. 66).

Salah satu tempat yang cukup menarik perhatian wisatawan adalah bangunan sekolah Muhammadiyah yang dibuat khusus untuk syuting film Laskar Pelangi. Lokasinya terletak di halaman luas di Gantong, tak jauh dari rumah orangtua Andrea Hirata.

Di Manggar ada Vihara Dewi Kwan Im. Wihara ini merupakan wihara terbesar di Belitung. Bangunan-bengunannya terpisah dan dihubungkan dengan jalur beranak tangga. Halamannya dipenuhi pohon tinggi sehingga suasananya terasa teduh dan menenangkan (hlm. 68).

Sementara itu, Denny Sugardo mengisahkan pengalamannya menjelajahi salah satu pulau di Jawa Timur, yakni Bawean. Pulau Bawean terletak di atas Provinsi Jawa Timur, kurang lebih sepertiga perjalanan menuju Kalimantan. Pulau Bawean merupakan opsi yang sangat menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur, selain Gunung Bromo, Kawah Ijen, dan lainnya.

Bawean memiliki objek wisata yang cukup beragam dan tergolong lengkap, mulai dari gugusan pulau atau gili-gili yang unik, berbagai macam jenis pantai (dengan keindahan sunrise dan sunset-nya, pantai karang dan batu, atau pantai untuk berenang dan snorkeling), air terjun, sumber air panas, hingga hewan endemik, yakni rusa Bawean (hlm. 122).

Lombok adalah salah satu destinasi yang juga tak kalah menarik untuk dijelajahi, selain Bali. Herma Suhaini menyajikan kisah perjalanannya ke Lombok dengan aneka pengalaman serta informasi menarik yang membantu para calon traveler yang hendak berkunjung ke sana. Menurut Heni, Lombok dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid. Jadi, wisatawan Muslim tidak perlu khawatir untuk mencari tempat ibadah karena hampir setiap kampung memiliki masjid.

Selain menikmati keindahan pantai, kuliner yang menggoda selera makan, para traveler juga bisa menikmati aneka penampilan acara budaya, seperti Bau Nyale, Rebo Buntung, Perang Topat, Lebaran Topat, dan Mulem Pakelem. Para penggemar budaya sangat disarankan datang pada bulan-bulan saat acara tersebut berlangsung (hlm. 230).

Keindahan pantai, ekosistisme budaya, wisata religi, dan lainnya bisa dinikmati secara komplit saat berwisata ke beberapa kota atau daerah yang disajikan dalam buku setebal 280 halaman ini. Selain tiga tempat yang dijelaskan di atas, ada banyak kota yang juga dikisahkan penulis lain seperti Medan, Padang, Magelang, Buton, Malang, Solo, Samarinda, Kendari, Palembang, dan Singkawang. Semua tempat atau kota memiliki pesona dan keunikan tersendiri yang bisa dinikmati oleh para traveler. (HB)

Pokrol

Pokrol

Pokrol Indonesia

Post A Comment:

0 comments:

Thank you for your kind comment, we really appreciate it.