Page Nav

HIDE

Post Snippets

FALSE
HIDE_BLOG
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Presiden Jokowi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian

  Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat usai melantik Mentan Andi Amran Sulaiman, Rabu (25/10/2023), di Istana Negara, Jakarta. ( Foto: ...

 

Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat usai melantik Mentan Andi Amran Sulaiman, Rabu (25/10/2023), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Humas Setkab RI)

POKROL, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian untuk menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri karena menyusul dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi di Kementerian Pertanian.

Dalam acara pengambilan sumpah yang dilaksanakn di Istana Negara, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2023, Presiden Jokowi juga melantik Kepala Staf TNI Letjen Agus Subiyanto dan Duta Besar RI untuk Argentina Sulaiman Syarif.

“Demi Tuhan, saya berjanji akan setia kepada UUD 1945 dan dengan sungguh-sungguh menjalankan segala peraturan yang berlaku demi pengabdian dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Sulaiman saat mengucapkan sumpah.

Amran Sulaiman juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan tetap menjunjung tinggi etika jabatan dan memberikan yang terbaik sebagai menteri pertanian yang bertanggung jawab sesuai dengan arahan Presiden.

Amran mengatakan hal pertama yang akan dilakukan setelah kembali menjabat sebagai Menteri Pertanian adalah melakukan "konsolidasi" dengan tim di kementerian untuk "memberi solusi" pada masalah-masalah di sektor pertanian.

"Yang terpenting adalah bagaimana menyelesaikan masalah-masalah petani, apa keluhan petani," ujar Amran.

"Bilamana petani berteriak, tidak ada pupuk, itu tanda-tanda produksi akan turun. Ini kita selesaikan dulu, tapi sebelumnya kami akan konsolidasi," ujarnya kemudian.

Pengamat pertanian yang merupakan Kepala Departemen Penelitian Agricultur dari Indonesian Policy Studies (CIPS), Aditya Alta mengatakan ketahanan sistem pangan dan pertanian dalam menghadapi El Nino jadi tantangan terbesar Amran.

"Tentunya dengan cuaca yang lebih kering akan ada pergeseran pola tanam oleh petani, misalnya dari padi ke jagung. Kementan perlu mengantisipasi ini dan menyesuaikan program-programnya,” kata Aditya .

Pelantikam tersebut menandai masa jabatan keduanya setelah menjabat posisi yang sama pada periode 2014-2019.

Amran Sulaiman adalah sosok kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 27 April 1968, juga pernah menjabat sebagai Kepala Logistik di Perusahaan Pertanian BUMN PT Perkebunan Nusantara XIV.

Setelah mengakhiri karirnya di perusahaan tersebut, ia menciptakan berbagai inovasi pertanian, termasuk pembasmi tikus Alpostran.

Sejak saat itu, ia terus mengembangkan usahanya di bidang pestisida, kelapa sawit, gula, nikel, emas, dan SPBU.

Awal September tahun ini, Menteri Sulaiman bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk membicarakan masalah ekonomi.

Namun, Sulaiman mencatat bahwa presiden tidak menawarkan dirinya untuk kembali menduduki jabatan menteri pertanian pada pertemuan September lalu. Ia mengatakan, setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai menteri pada periode sebelumnya, ia telah beberapa kali membahas perekonomian dalam pertemuan dengan kepala negara.

Sebagai seorang pengusaha, ia mengaku pernah berdiskusi dengan Presiden Jokowi terkait produksi gula di Sultra, potensi nikel di kawasan timur Indonesia, dan kondisi perekonomian riil.

Turut hadir dalam pelantikan ini, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.


Temukan berita dan konten POKROL lainnya di Google News


Tidak ada komentar

Thank you for your kind comment, we really appreciate it.